DASAR PEMASARAN
TARGETPASAR
Nama
: Nopi Ramadan
Kelas
: 1EB17
NPM
: 26213491
FAKULTAS EKONOMI / AKUNTANSI SI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
kita berbagai macam nikmat, sehingga aktifitas hidup yang kita jalani ini akan
selalu membawa keberkahan, baik kehidupan di alam dunia ini, terlebih lagi pada
kehidupan akhirat kelak, sehingga semua cita-cita serta harapan yang ingin kita
capai menjadi lebih mudah tercapai dan penuh manfaat.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya saya ucapkan
kepada Dosen serta teman-teman sekalian yang telah membantu, baik bantuan
berupa moriil maupun materil, sehingga makalah ini terselesaikan dalam
waktu yang telah ditentukan.
Saya menyadari sekali, didalam penyusunan makalah ini masih jauh
dari kesempurnaan serta banyak kekurangan-kekurangannya, baik dari segi tata
bahasa maupun dalam hal pengkonsolidasian kepada dosen serta teman-teman
sekalian, yang kadangkala hanya menturuti egoisme pribadi, untuk itu
besar harapan saya jika ada kritik dan saran yang membangun untuk lebih
menyempurnakan makalah-makah saya dilain waktu.
Harapan yang paling besar dari penyusunan makalah ini ialah,
mudah-mudahan apa yang saya susun ini penuh manfaat, baik untuk pribadi,
teman-teman, serta orang lain yang ingin mengambil atau menyempurnakan lagi
atau mengambil hikmah dari judul ini sebagai tambahan dalam menambah referensi
yang telah ada.
Depok, 08
Mei 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
4. TARGET PASAR
4.1. Mengukur dan
Meramalkan Pasar Permintaan
4.2. Luas Pasar
4.3. Jenis-Jenis
Pasar
4.4. Segmentasi
Pasar dan Dasar Segmentasi
4.5. Sasaran Pasar
dan Posisi Keunggulan
4. TARGET PASAR
Dalam menetapkan sasaran pasar
(target pasar), perusahaan terlebih dulu harus melakukan segmentasi pasar,
dengan cara mengelompokkan konsumen (pembeli) ke dalam kelompok dengan
ciri-ciri (sifat) yang hampir sama. Setiap kelompok konsumen dapat dipilih
sebagai target pasar yang akan dicapai. Segmentasi pasar dimaksudkan untuk
mengkaji dan mencari kesempatan segmen pasar yang dihadapi perusahaan, menilai
segmen pasar, dan memutuskan berapa banyak dari segmen pasar yang ada tersebut
yang akan dilayani oleh perusahaan. Penentuan target pasar sangat penting
karena perusahaan tidak dapat melayani seluruh konsumen atau pembeli yang ada
di pasar. Pembeli yang ada terlalu banyak dengan kebutuhan dan keinginan yang
beragam atau bervariasi, sehingga perusahaan harus mengidentifikasi bagian
pasar mana yang akan dilayaninya sebagai target pasar.
Kegiatan pemasaran akan lebih
berhasil jika hanya diarahkan kepada konsumen tertentu sebagai target pasar
yang dituju. Target pasar adalah kelompok konsumen yang agak homogen, yang akan
dijadikan sasaran pemasaran perusahaan. Dalam hal ini perusahaan harus
memperhatikan jenis kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu perlu
diperhatikan pula kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen manakah yang akan
dipenuhi. Konsumen memang pembeli yang harus dilayani perusahaan dengan
memuaskan. Namun, tidak mungkin perusahaan benar-benar dapat memberikan
kepuasan kepada seluruh konsumen yang ada di pasar, karena terbatasnya
kemampuan atau sumber daya perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu menentukan
batas pasar yang akan dilayani atau yang menjadi target pasar, melalui
pengelompokkan konsumen berdasarkan ciri-ciri atau sifatnya dikaitkan dengan
kebutuhan dan keinginan mereka.
Adapun yang dimaksud dengan
target pasar adalah kelompok konsumen yang mempunyai ciri-ciri atau sifat
hampir sama (homogen) yang dipilih perusahaan dan yang akan dicapai dengan
strategi bauran pemasaran (marketing mix). Dengan ditetapkannya target pasar,
perusahaan dapat mengembangkan posisi produknya dan strategi bauran pemasaran
untuk setiap target pasar tersebut.
Target pasar perlu
ditetapkan, karena bermanfaat dalam :
1.Mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemasaran
2. Memudahkan
penyesuaian produk yang dipasarkan dan strategi bauran pemasaran yang dijalankan (harga yang tepat, saluran
distribusi yang efektif, promosi yang tepat) dengan target pasar.
3. Membidik peluang pasar lebih luas, hal ini penting saat
memasarkan produk baru.
4. Memanfaatkan sumber daya perusahaan yang terbatas
seefisien dan seefektif mungkin.
5.Mengantisipasi persaingan.
Dengan mengidentifikasikan bagian pasar yang dapat dilayani
secara efektif, perusahaan akan berada pada posisi lebih baik dengan melayani
konsumen tertentu dari pasar tersebut.
4.1 Mengukur dan Meramalkan Pasar Permintaan
Pengukuran permintaan adalah usaha
untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk di masa
yang lalu dan di masa yang sekarang dalam
kendala satu asset kondisi tertentu. Peramalan permintaan merupakan usaha untuk
mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kendala
satu asat kondisi tertentu.
Hasil maksimal dari suatu kegiatan
peramalan adalah melakukan minimisasi ketidak pastian yang mungkin terjadi di
masa yang akan datang.
A. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini
Ada tiga metode praktis untuk mengestimasi permintaan; di
antaranya:
· Mengestimasi
Total Permintaan Pasar
Total
permintaan pasar suatu produk adalah total volume yang dibelisekelompok
konsumen tertentu dalam suatu wilayah geografis tertentu selama jangka waktu
tertentu dalam suatu lingkungan pemasaran tertentu.
Persamaannya
: Q = n . p . q
Di mana
: Q = total permintaan
pasar
n =
jumlah pembeli di pasar
p = harga rata
– rata satuan
q =
jumlah yang dibeli oleh rata – rata pembeli per tahun
· Mengestimasi
Wilayah Permintaan Pasar.
Dalam memilih
wilayah terbaik, serta mengoptimalkan alokasi anggaran pemasaran, dapat
dilakukan dengan dua metode, yaitu metode :
a. Market Build Up
Di mana
digunakan terutama oleh perusahaan industri untuk mengidentifikasi semua
pembeli potensial dalam setiap pasar dan mengestimasikan pembelian
potensialnya.
b. Market Factor Index
Di mana
digunakan oleh perusahaan barang konsumsi, untuk mengidentifikasi factor –
factor pasar yang ada korelasinya dengan potensi dan menggabungkan ke sebuah
index tertimbang.
· Mengestimasi
Penjualan Aktual dan Pangsa Pasar
Perusahaan
bias mengidentifikasi para pesaing dan mengestimasi penjualan mereka, dengan
melihat data yang dikumpulkan asosiasi maupun lembaga riset.
B. Meramal Permintaan Mendatang
· Survei niat
pembeli
Menanyakan kepada mereka dengan harapan
mereka menjawab secara obyektif.
· Pendapat
para tenga penjual (wiraniaga)
Perusahaan
meminta para tenaga penjualnya untuk mengestimasikan penjualan tiap produk
untuk daerah mereka masing- masing.
· Pendapat
para ahli
Pendapat yang
dihasilkan berdasarkan data dan analisis yang lengkap dan ilmiah baik dari para
akademisi maupun para prakisi(Digunakan teknik Delphi).
· Analisis
Regeresi
Prosedur
statistic untuk menemukan factor – factor nyata yang mempengaruhi penjualan.
Rumus : Y = a + b X
Di
mana: Y = variable tidak bebas
X = variable bebas
a = nilai intercept (konstan)
a = nilai intercept
(konstan)
b = koefisien arah regresi
Harga a dapat dihitung dengan rumus:
∑Y (∑X2) - ∑X - ∑XY
a = —————————
n∑X2 – (∑X)2
Harga b dapat dihitung dengan rumus:
n∑XY – ∑X ∑Y
b = ———————
n∑X2 – (∑X)2
4.2 Luas Pasar
Luas pasar bagi perusahaan tidak selalu
berarti penjumlahan seluruh populasi penduduk. Populasi penduduk tidak selalu berarti populasi pasar.
Populasi pasar (market population) atau sering disebut sebagai potensial pasar adalah
keseluruhan permintaan terhadap produk tertentu pada wilayah dan periode waktu yang tertentu pula.
4.3 Jenis-Jenis
Pasar
Jenis pasar menurut bentuk
kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar
nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak). Maka kita lihat penjabaran berikut
ini:
·
Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar dimana barang-barang yang akan
diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan
pasar swalayan.
·
Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak
menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi
hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar
saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya.
Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi
pasar tradisional dan pasar modern.
· Pasar
Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional
dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung.
Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan
pokok.
· Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana
barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri.
Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern
lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar
hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar
sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut
keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
► Pasar
Lokal
►
Pasar Daerah
►
Pasar Nasional dan
►
Pasar Internasional
4.4 Segmentasi
Pasar dan Dasar Segmentasi
Segmentasi pasar adalah kegiatan
membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang
memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin
membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga
dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli
di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Dalam penetapan segmentasi pasar, terdapat beberapa hal yang
menjadi dasarnya yaitu:
Dasar–dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen, sebagai
berikut :
· Variabel
geografi
Variabel tersebut, antara lain: wilayah, ukuran daerah,
ukuran kota, dan kepadatan iklim.
· Variabel
demografi
Variabel tersebut, antara lain: umur, keluarga, siklus
hidup, pendapatan, pendidikan, dll.
· Variabel
psikologis
Variabel tersebut, antara lain: kelas sosial, gaya hidup,
dan kepribadian.
Dasar–dasar segmentasi pada pasar industri sebagai berikut :
Tahap 1, yaitu menetapkan segmentasi makro, yakni pasar
pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
Tahap 2, yaitu sikap terhadap penjual, ciri–ciri
kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.
4.5. Sasaran Pasar
dan Posisi Keunggulan
Ada beberapafaktor yang perlu diperhatikan sebagai dasar
penilaianm asing-masing segmen pasar :
· Luas dan
pertumbuhan segmen pasar
· Struktur
pasar
· Tujuan dan
kapasitas perusahaan
Strategipenguasaansasaranpasarmeliputitigaalternatif :
· Pasar yang
tidakmembedakan (Undifferentiated marketing)Pemasaran yang
tidakmembedakanadalahalternatifpenguasaanseluruhpasar.
Pasardipandangsebagaisatukesatuan (agregat) yang
dianggapempunyaikarakterdanperilakusaa (homogen)
Olehkarenaituperusahaanmerancangpeasarandenganstrategi yang
tidakmembedakanperbedaan-perbedaankaraktermaupunperilakupasar.
· Pemasaran yang membedakan (Differentiated
marketing)Pemasaran yang membedakanadalahalternatifpenguasaankeseluruhanpasar.
Pasardipandangsebagaikeseluruhan yang terdiridaribeberapabagian-bagian (segmen)
yang karakterdanperilakunyamasing-masingberbeda (heterogen).
Olehkarenaituperusahaanmerancangmasing-masingstartegipemasaranuntukmasing-masingsegmenpasar.
· Pemasaran
yang Terkonsentrasi (Concentrated
marketing)Anggapanperusahaanatasperilakupasaradalahheterogen.
Melaluisegmentasipasar, dipilihsatusegmensebagaisasarannya.
PemasaranTerkonsentrasiadalahalternatifpenguasaansalahsatusegmenpasar.
Sumber :
BukuStudiKelayakanBisnisSuatuPengantarKaranganMuhammadJihadi.
TeguhBudiarto, DasarPemasaran, Gunadarma, Jakarta, 1993
repository.binus.ac.id/content/J0464/J046486345.doc
https://www.facebook.com/Ilmu.ekonomi26/posts/472222692890429?stream_ref=10
http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar